Senin, 30 Juni 2014

Spring in Sausan's Heart

Diposkan oleh Khairul Baraah di 08.51
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
“Sausan, tunggu!” seorang cowok tergopoh-gopoh mengejar Sausan sembari melambai-lambaikan sebuah buku. Sausan berbalik kea rah suara. Bukan seseorang yang kukenal, batinnya.
            “Ini, buku kamu ketinggalan di kantin kampus,” kata cowok itu. Sausan hanya tersenyum.
            “Terima kasih,” ungkap Sausan datar. Lalu menerima buku yang disodorkan cowok tersebut.
            “Nael. Aku Nael.”cowok itu memperkenalkan dirinya.

Kamis, 26 Juni 2014

Arti Teman Sebangku

Diposkan oleh Khairul Baraah di 06.44
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini

Begitu banyak teman sebangku di dunia ini, adakah kita mengenang mereka?
Mungkin sebagian orang berpikir, ia hanya sekedar teman sebangku. Sekedar. Ya, tapi bagiku mereka lebih dari itu. Mereka adalah sahabat, teman curhat, teman bermain, teman makan, teman bercanda, bahkan teman menangis. Siapapun mereka, ketika kita butuh sesuatu misalnya pulpen, orang pertama yang kita tanyakan dan mintai pulpennya adalah teman sebangku. Jarang kan, kita berjuang mati-matian manggil sahabat kita di pojok kelas hanya untuk pulpen sebatang. Itulah mengapa, arti dari teman sebangku itu lebih dari itu.
Aku akan memberi sebuah interpretasi amatir tentang seorang teman sebangku.
Ini dia!
……
Ia seperti sebuah buku
Saat kamu tidak paham akan sesuatu, padanya kamu menuju
Ia seperti lagu yang dinyanyikan
Kala kamu suntuk, ia datang mewarnai

Selasa, 24 Juni 2014

Rihlatul Usrah ke Pasir Putih

Diposkan oleh Khairul Baraah di 22.22
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Kami jalan-jalan akhirnya bareng kakak, abang, dan sepupu-sepupu. Seruuu, tujuan kami ke Pasir Putih Lhok Mee, ada di Krueng Raya, Aceh Besar. Perginya dengan sepeda motor. Dari Darussalam, kira-kira 1 jam perjalanan dengan kecepatan sedang. Naik tanjakan tinggi, turun turunan yang tidak landai, waaaah, rasanyaa itu, berjuta.

Jumat, 20 Juni 2014

Dakwah Secara Sembunyi-Sembunyi? Itu kan dulu...

Diposkan oleh Khairul Baraah di 20.13
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Assalamu'alaikum friends...
Kali ini aku bakalan bahas tentang sesuatu berbau dakwah. Ya, dakwah! Eits, tunggu dulu, jangan pikir dakwah itu hanya berdiri di atas mimbar dan menyeru kebaikan serta mencegah kebenaran. Dakwah ini lebih luas dari itu bro...

Well, para pendakwah. Siapa sih para pendakwah itu?
Pendakwah itu kamu, ya, kamu. #gayadodit
Siapapun, selama ia adalah seorah muslim, ia adalah pendakwah. Paling kecil, ia adalah da'i bagi diri sendiri dan keluarga.

Terus, pernah dengar yang namanya liqa atau halaqah? Itu lo, kelompok kecil yang di dalamnya ada seorang murabbi dan beberapa mutarabbi. Murabbi itu artinya pendidik, dan mutarabbi adalah peserta didik. Di dalam liqa/halaqah itu, kegiatan dakwah berlangsung. Para Murabbi menjadi da'i bagi mutarabbinya. Dan sesama mutarabbi juga menjadi da'i bagi temannya maupun murabbinya sendiri.

Banyak orang menyangka bahwa liqa/halaqah itu kayak mengajarkan aliran sesat gitu. Jadi kebiasaan kelompok-kelompok halaqah menjadi minder dan memilih tempat-tempat tersembunyi untuk melangsungkan halaqahnya. Dulu, halaqah ini pernah dilarang juga pada masa Soeharto berkuasa, bahkan sampai harus tersembunyi sekali. Tapi itu kan dulu yaaaa???

Sekarang?
Negara kita sudah ganti presiden, sudah demokratis sekali. Kita bisa berdakwah di mana-mana. Dimana-mana, bro. Jadi, tidak perlu lagi tuh, cari tempat yang tertutup gimana gitu untuk berdakwah, seolah dakwah itu hanya untuk kalangan sendiri saja. Sekarang sudah saatnya kita budayakan dakwah, kita gencarkan, kita jadikan ummat kita ummat terdidik melalui dakwah ini. Jangan menutup diri, karena ini adalah langkah yang baik, kenapa kita harus takut pada orang-orang yang menghalangi dakwah ini? Dengan syarat, sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasulullah serta ikhlas. Semangat!

Senin, 09 Juni 2014

Liebster Award Buat Sahabat Gaminong Blogger

Diposkan oleh Khairul Baraah di 13.11
Reaksi: 
3 komentar Link ke posting ini
Let's start with basmalah and salam.
Bismillahirrahmaanirrahim
Assalamu'alaikum wr. wb.
*kayak mau tampil micro teaching aja nih... Hihi, maklum, akhir-akhir ini kejedot ruang micro teaching sama setumpuk er-pe-pe yang harus segera dituntaskan.

Hup! Loncat ke judul besar qta, tentang Liebster Award. Sejenis serangga apa itu yaa? Serangga?? Ahai, ketauan banget kalo si penulis dalam hidupnya penuh dengan serangga-serangga. Xixi... 

Gini lho, Liebster Award itu adalah awardnya para blogger yang dianugerahi (cie, sok resmi) untuk para sahabat-sahabat atau teman-temannya yang ada di blogger. Tujuannya apa? Biar para blogger tu makin akrab and solid walaupun cuma temanan di dunia maya. Kurang lebih gitu lah. 

Tapi sebelumnya, makasih banget karena udah diundang dan dikasih award yang super ini. Berderai-derai air mata bahagia - ini pertama kalinya saya dikasih award. Siapa yaa kira-kira yang ngundang saya?? Ini dia, tokoh terkenal di Gaminong Blogger bang Azhar Ilyas. Thanks a bunch bang!

Kamis, 15 Mei 2014

Galau? No Way!

Diposkan oleh Khairul Baraah di 13.12
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini

Kala galau datang menerjang
Ingat al Quran,
Baca dan renungkan
Maka galaumu lekang

Bila galau datang merasuki
Ingat puisi
Tumpahkan saja, setumpah tumpahnya
Hingga galaumu tak bersisa

Saat galau datang menghadang
Ingat cucian
Cucilah sebersih-bersihnya
Sebanyak-banyaknya
Hingga galaumu hilang

Jika galau datang menghampiri
Bayangkan roti
Teh hangat
Dan biskuit kelapa
Nikmatilah, sambil baca buku laa tahzan

Begitulah, jangan biarkan galau menguasaimu,
Taklukkan dia, karena hidup ini, bukan untuk galau, men.

SADAR DAKWAH

Diposkan oleh Khairul Baraah di 12.55
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Assalamu’alaikum sahabat dan ikhwah fillah semuanya, di seantero dunia.
Dewasa ini kita dikejutkan oleh berbagai fenomena permasalahan sosial yang kian hari kian bertambah. Tak hanya itu, kita juga dihenyakkan oleh pesatnya perkembangan zaman yang pengaruhnya  membawa dampak positif dan negatif hingga ke pelosok daerah, bahkan di negara  berkembang seperti Indonesia sekalipun. Individualisme, hedonisme, perzinahan, homoseksual, krisis moral dan lain sebagainya merebak, meracuni jiwa ummat ini terutama pemuda/i  generasi penerus dan pemegang tongkat estafet kepemimpinan kita di masa yang akan datang. Siapa yang peduli dengan kondisi ini?
 

Diary Seorang Muslimah Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by web hosting