Kamis, 15 Desember 2016

Aku Menyadari Bahwa...

Usiaku semakin bertambah, banyak hal sudah kupelajari, tapi tidak cukup banyak karena kebanyakan dari hal-hal itu terlupakan secara tidak sengaja.

Hal-hal kecil bisa berdampak sangat besar, seperti misalnya kata, "Waaah!" untuk mengapresiasi sesuatu yang diperlihatkan orang lain.

Bahkan seulas senyum dari orang yang tidak dikenali bisa merubah suasana menjadi lebih baik.

Sesuatu yang menjadi hakmu, akan kembali padamu jua. Jadi, jangan khawatir, ya?

Penantian itu ternyata perih ya? Ada yang membisikiku bahwa waktu akan berkhianat, dan kata "indah pada waktunya" itu hanya kata hayalan yang hanya terjadi di film-film.

Semakin bertambah umur, beban dan tanggung jawab menjadi semakin berat. Kadang aku bergumam,"Aku bahkan tak punya waktu untuk diri sendiri." Kurasa aku terlalu berlebihan. Di luar sana banyak orang yang lebih sibuk dariku tapi mereka bisa memanage waktu dengan baik. Aku harus berusaha lebih keras!

Seseorang berkata,"Tanda bahwa Allah sayang kepada seorang hamba adalah disibukkan ia dengan hal-hal yang bermanfaat." Cukup menyejukkan. Jazakillah, Kak Amel. :)

Aku tidak diciptakan untuk sia-sia, aku pasti ditakdirkan untuk menjadi sesuatu, atau berperan dalam sesuatu. 

Mengatakan sesuatu yang buruk tentang orang lain sama dengan mengatakan untuk diri sendiri juga, hanya saja waktu kejadiannya berbeda. Itu namanya karma. 


Minggu, 04 September 2016

Jugi Tapa Part II

Malem Muda semenjak durhaka terhadap gurunya berubah menjadi orang yang sangat buruk perangainya. Hingga akhirnya orang memanggilnya Jugi yang bermakna orang yang durhaka terhadap guru. Setelah insiden Teungku Lhok Drien yang hendak memarang dirinya, Jugi lari ke hutan. Ia memutuskan untuk bertapa selama beberapa lama untuk memantapkan ilmunya. Maka disebutlah oleh orang-orang namanya Jugi Tapa. 

Alkisah setelah beberapa tahun lamanya, Jugi Tapa menjadi seorang yang sangat kuat. Ia kemudian keluar dari hutan dan mendirikan sebuah kerajaan. Ia memerintah dengan semena-mena. Barangsiapa yang tidak tunduk padanya akan dijadikan patung batu. Maka tak heran, hanya dalam masa singkat, kerajaannya menjadi salah satu kerajaan besar yang kuat. Selain terkenal dengan memiliki banyak pasukan, Jugi Tapa juga dikenal memiliki banyak istri. Dan pada saat itu, istrinya berjumlah 99 istri, dan Jugi Tapa hendak menggenapkannya menjadi 100.

Sabtu, 03 September 2016

Jugi Tapa Part I

Jugi Tapa adalah sebuah legenda atau cerita rakyat yang berasal dari Sawang, Aceh Utara.

Alkisah pada zaman dahulu, di sebuah perguruan yang terletak di Desa Lhok Drien, Sawang, Aceh Utara,  tinggallah seorang pemuda gagah nan pandai. Saking pandainya, semua ilmu yang diajarkan oleh gurunya, Teungku Di Lhok Drien dapat dikuasai olehnya dalam sekejap. Bersebab itulah, kemudian ia dijuluki Malem Muda yang bermakna "orang yang berilmu di usia muda/belia". Hal ini membuat Malem Muda diangkat menjadi tangan kanan gurunya, Teungku Di Lhok Drien. 

Suatu hari, Malem Muda dipanggil oleh gurunya untuk menghadap. Maka datanglah Malem Muda ke hadapan gurunya sambil bertanya," Ada apa gerangan Teungku memanggil saya?"

Jumat, 01 Januari 2016

Welcome Again!

Assalamualaikum.

Hello 2016!

2015, please come back! T_T (nangis darah)

Oke, focus!

Ternyata aku tidak bisa merealisasikan project 2015-ku. Kau lihat, aku berjanji bahwa postinganku di 2015 akan lebih banyak dari postinganku di 2013. Tapi, lihatlah sendiri, aku hanya mampu membuat 3 postingan selama 2015? What? Dimana rasa maluku terhadap janji yang sudah kutulis. Huhu. 2015, please come back (nangis darah lagi).

Stop! Stop! Wait!
Bukankan aku ada project besar di 2015 lalu? Apa itu? Skripsi! Yup, derita setiap mahasiswa semester akhir, dan aku menelantarkannya hingga 2016 ini. Huaaaaaaaaaa, Huaaaaaaaaa, Huuuuaaaaaaaa. (nangis kosong, tensi darahnya udah ngak cukup buat nangis)

Seharusnya, setidaknya aku menyelesaikan skripsiku, bukan? Ini yang terjadi malah postingan super low sama skripsi juga belum kelar. T_T. Maafkan aku, Tuhan. Aku bersalah.

Apakah aku menyesal? Ya, super menyesal. Tapi apakah aku menyerah. Nope, never! Aku harus maju. Maju dan maju lagi. Semangat!

Aku lanjut buat skripsi dulu ya? Ngak boleh lama-lama nih. Bye bye...

Selasa, 21 Juli 2015

Perfection

Well, no one is perfect, everybody knows that. But, it's not wrong if we try to be perfect. Even when we try, we can't reach the perfection that we want. But, something, there is something that you can't forget is the unperfect in your eyes can be perfection in others eyes. Why? Because we are different. Our necessary, pretension, wish, and mind are different. :)

Minggu, 01 Februari 2015

Entri dari Tahun ke Tahun

Assalamualaikum...

Huhu...
Aku baru sadar. Terlalu lama ngak ngeblog ternyata bikin tangan dan pikiran jadi kaku. And coba lihat, entri ku di tahun 2013 lebih banyak dibanding entriku di 2014. Seharusnya kan semakin meningkat, bukan semakin menurun. Huhu

Tapi ngak boleh nyesal kan? Semua ini ada hikmahnya. Hikmahnya apa? Aku bersemangat untuk meningkatkan entriku di tahun 2015 ini hingga melebihi entri pada tahun 2013. Yay, semangat. :)

Jumat, 16 Januari 2015

MIA Satu, Dua dan Tiga

Assalamu'alaikum... Jumpa lagi nih setelah sekian lama vakum. "Sibuk kuliah dan kegiatan" jadi korban untuk dijadikan alasan kali ini. Tapi sebenarnya, alasan yang paling benar itu bukan itu, melainkaaaan ... Nanti kalian juga bakalan tau... Hehehe

Sebenarnya beberapa minggu yang lalu saya baru siap mengikuti mata kuliah PPL alias Praktek Pengalaman Lapangan. Jadi topik kali ini sekitaran itu laah...

Agak tengsin ya nulisnya, masalahnya sekarang saya sudah ada yang manggil "Ibu Baraah". Mau saya bilang/nulis sesuatu pun harus mikir-mikir dulu, soalnya kepikiran nanti kalo ada siswa yang baca gimana, malu ah, kan secara udah guru gitu, contoh teladan. Duh, duh.