Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Januari 2017

Angin Cinta

Sejak kapan bulan terasa lebih besar?
Sejak angin cinta berhembus.
Dan semilirnya membawa pergi raut masam.
Menggantinya dengan ulas-ulas senyum.

Semenjak kapan langit senja terasa begitu syahdu?
Semenjak angin cinta berhembus.
Dan bait-bait puisi tertoreh pada diari.
Memberi definisi bagi sebuah rasa.

Indah, semua terasa indah. 
Bahkan sungai penuh sampah dan status galau seorang remaja.
Bukan, bukan itu sebenarnya.
Lara yang mengekori sejuknya angin cinta.
Itulah dia, waspada yang sebenarnya.




Kamis, 15 Mei 2014

Galau? No Way!


Kala galau datang menerjang
Ingat al Quran,
Baca dan renungkan
Maka galaumu lekang

Bila galau datang merasuki
Ingat puisi
Tumpahkan saja, setumpah tumpahnya
Hingga galaumu tak bersisa

Saat galau datang menghadang
Ingat cucian
Cucilah sebersih-bersihnya
Sebanyak-banyaknya
Hingga galaumu hilang

Jika galau datang menghampiri
Bayangkan roti
Teh hangat
Dan biskuit kelapa
Nikmatilah, sambil baca buku laa tahzan

Begitulah, jangan biarkan galau menguasaimu,
Taklukkan dia, karena hidup ini, bukan untuk galau, men.

Kamis, 21 November 2013

Munajat Cinta

Yaa Allah,
Jika cinta adalah ikatan
Maka ikatlah aku pada cinta suciMu
Agar aku tak lepas kendali pada cinta selain cintaMu

Yaa Rahman,
Jika cinta adalah sebuah bahtera

Jumat, 13 September 2013

Pemilik Senja

Kau tahu,
Senja tak hanya milik empunya lara
Yang sesegukan dalam lipatan lututnya
Saat ufuk seakan mata yang sembab

Kau tahu,
Pengumbar cinta, yang sering berlaga di bawah hangat sinarnya
Sembari berkata, sore ini indah seindah kamu
Bahkan senja mengutuk diri karenanya

Lihatlah, dibawah naungan saga biru bersemu jingga
Penyair agung yang menuliskan bait-bait sajaknya
Tumpah ruah, memuja sang mentari yang hendak pergi
Dan malam datang merambat
Lalu, mereka kah pemilik senja?

Bukan,
Bukan, dan bukan

Lalu siapa?

Di sana
Kau bisa menemukannya di tepi laut sore
Mengayuh sampan
Membawa pulang sesuap makanan

Mereka juga di sana,
Berjalan di pematang sawah
Beriringan memegang sabit dan cangkul
Ani-ani dan bulir padi
Wajah lelah

Senja milik mereka
Karena mereka menunggunya penuh harap nan sabar
Untuk segera pulang
Dan beristirahat

Rabu, 19 Juni 2013

Cause I Believe in You

I believe in you
So, I wait
I believe in you
So, I always be patient in waiting
I believe in you
So, I pray for you
I believe in you
So, I prepare my self
I believe in you
So, I try to be the best, for you
I believe in you
So, I stand alone till this day
I believe in you
So, I'm bet that one day, u'll come to me
Come to my heart
And I'll greet u with all my love
Under the shelter of Allah, The Almighty... :)

Jumat, 05 April 2013

One Raining Day

It's rain out there
Just a sweet moment
After a long time

I touch that rain
And I hope in deep of my heart
Some rain will turn there

I don't know
Today's raining look different
It's bring some happiness and some tears

But I can't fell
What's trully my heart's feeling now
Too mixed

And out there
Rain still dance
And I never know when it's going to end